Visitasi Tim Penilaian Sekolah Bermutu: Praktik Baik Pembuatan Kompos dari Daun Kering
📅 22 Oct 2026, 12:58 WIB
✍️ Oleh: Administrator SMP KRISTEN YBPK WONOREJO
👁️ 5x dibaca
Wonorejo,22 Oktober 2026, SMP Kristen YBPK Wonorejo Melaksanakan Kegiatan visitasi dari Tim Penilaian Sekolah Bermutu merupakan momen yang sangat berharga bagi sekolah kami. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang berkualitas, bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Dengan penuh semangat dan rasa bangga, seluruh warga sekolah menyambut kedatangan tim penilai untuk melihat secara langsung praktik baik yang telah kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Salah satu praktik baik unggulan yang kami hadirkan adalah pembuatan kompos dari daun-daun gugur dan kering yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah. Selama ini, daun-daun yang berguguran sering kali dianggap sebagai sampah yang harus dibuang. Namun, melalui kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, kami mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat, yaitu pupuk kompos alami. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sampah organik dapat dikelola dengan baik sehingga memiliki nilai guna dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, guru dan peserta didik bekerja sama mengumpulkan daun-daun kering, memilah bahan organik, memasukkannya ke dalam tempat pengomposan, serta merawatnya hingga menjadi kompos yang siap dimanfaatkan. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pengelolaan sampah, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, gotong royong, kreativitas, dan pentingnya menjaga kelestarian alam. Praktik baik ini juga mendukung terciptanya budaya sekolah yang peduli lingkungan serta menanamkan kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Saat visitasi berlangsung, kami berharap Tim Penilaian Sekolah Bermutu dapat melihat secara langsung proses, manfaat, dan dampak positif dari praktik baik yang telah kami lakukan. Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah bermutu tidak hanya tercermin dari prestasi akademik, tetapi juga dari kepedulian seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan. Kami menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dikembangkan, sehingga kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan, evaluasi, dan inspirasi demi peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.
Dengan penuh optimisme, doa, dan semangat kebersamaan, kami berharap praktik baik pembuatan kompos dari daun gugur dan kering ini dapat memberikan kesan positif serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Besar harapan kami agar kerja keras, kreativitas, dan komitmen seluruh warga sekolah mendapatkan apresiasi terbaik sehingga sekolah kami dapat meraih predikat pemenang dalam Penilaian Sekolah Bermutu. Bagi kami, kemenangan bukan sekadar sebuah penghargaan, melainkan bukti bahwa langkah kecil dalam menjaga lingkungan dapat membawa perubahan besar. Semoga upaya yang telah kami lakukan menjadi awal dari semakin berkembangnya sekolah yang bermutu, berkarakter, berprestasi, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.